Demak – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Darussalam Demak menggelar Praktik Lapangan Ibadah Umrah pada Ahad (28/12). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 26 calon jamaah dan dilaksanakan di Kompleks Masjid Darussalam, Jalan Kyai Jebat No. 9, Bintoro, Demak.
Praktik lapangan ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada calon jamaah mengenai rangkaian pelaksanaan ibadah umrah sebagaimana yang akan dijalankan di Tanah Suci. Dengan metode simulasi langsung, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkan setiap tahapan ibadah secara utuh.
Kegiatan praktik umrah ini dibimbing langsung oleh Masrukin bersama para pembimbing KBIHU Darussalam yang berpengalaman dan profesional di bidang manasik haji dan umrah. Para pembimbing memberikan arahan, koreksi, serta penjelasan mendetail terkait tata cara ibadah sesuai tuntunan syariat Islam.

Ketua KBIHU Darussalam Demak, Hafidz Assidiq, menjelaskan bahwa praktik lapangan ini merupakan bagian penting dalam proses pembinaan calon jamaah. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memahamkan jamaah baik dari sisi teori maupun praktik ibadah umrah sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
“Harapannya, para jamaah mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, tidak bergantung kepada orang lain, serta tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan, baik selama di tanah air maupun saat berada di Tanah Suci,” ungkap Hafidz.
Lebih lanjut, Hafidz juga memaparkan visi dan misi KBIHU Darussalam Demak. Visi KBIHU Darussalam adalah melayani sepenuh hati dan ikhlas berbagi dengan mengharap rida Ilahi. Sementara misinya adalah memberikan bimbingan dan pemahaman ibadah haji dan umrah, baik secara teori maupun praktik, sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, sebagai upaya mewujudkan jamaah yang mandiri dan meraih haji yang mabrur.
Pelaksanaan praktik dilakukan di halaman Masjid Darussalam yang telah dilengkapi dengan replika Ka’bah, termasuk Hajar Aswad, Hijr Ismail, dan Maqam Ibrahim. Prosesi dimulai dengan tawaf, yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran sambil membaca doa-doa yang telah ditentukan. Selanjutnya, calon jamaah melaksanakan Sa’i, yaitu berjalan dan berlari kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah sebanyak tujuh kali, kemudian diakhiri dengan tahallul.
Dengan adanya praktik lapangan ini, KBIHU Darussalam Demak berharap para calon jamaah memiliki pemahaman yang lebih matang, rasa percaya diri yang kuat, serta kesiapan mental dan spiritual sebelum menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.



















