Demak, – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Demak menggelar acara Muhibah Ramadhan sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan semangat perjuangan Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan zaman. Acara ini dihadiri oleh Pleno PDM, Dikdasmen, Lazismu Demak, PDPM, Ketua PCM/PCA se-Demak, PRM/PRA Katonsari, serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti TK ABA Krapyak, KBA Tempuran, dan TPQ Darussalam.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Demak, Jakfar Hasmy, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pimpinan dan organisasi otonom Muhammadiyah di Musholla Al Manhaj, yang berlokasi di Jalan Cempaka 8, Perum Wijaya Kusuma 2.
Pleno PDM yang diwakili oleh Sekretaris Daerah PDM Demak, Samawi Abduh, S.Ip, MH, menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1912. Dengan gerakan dakwah Islam dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Muhammadiyah terus berkembang melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah, serta berperan penting dalam mendorong moderasi Islam di Indonesia.
Sementara itu, perwakilan Dikdasmen, H. Sutikno, M.Pd, yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah di Jeddah, berbagi pengalaman tentang situasi Islam di Arab Saudi, khususnya Makkah. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah dengan menghadirkan guru-guru yang inovatif dan berkualitas. “Guru yang hebat akan melahirkan siswa yang hebat. Maka guru harus terus meningkatkan kompetensinya dan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang kini semakin luas dan tidak terbatas pada sekolah saja,” ujarnya.
Selain itu, Ali Murtadho dari Lazismu Demak turut menguraikan tentang Gerakan Infak Muhammadiyah (GIM). Gerakan ini bertujuan mengumpulkan dana abadi pendidikan serta meringankan pergerakan organisasi Muhammadiyah di masa depan. Ia menjelaskan bahwa GIM berperan dalam menjaga keberlanjutan pendidikan, membentuk Muhammadiyah Endowment Fund, serta membantu mengatasi keterbatasan dana pendidikan di Indonesia. Masyarakat dapat berkontribusi melalui transfer ke rekening resmi, platform digital fundraising, pembayaran tunai ke Lazismu atau WakafMu, serta berinfak secara berjamaah dalam pengajian, infak Jumat, dan program fundraising days.
Acara Muhibah Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat gerakan dakwah, serta menggerakkan semangat filantropi di lingkungan Muhammadiyah Demak. Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditanamkan dalam kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi umat.
Kontributor : Hening Wulandari (Majelis Pustaka & Informasi PDM Demak)



















