Demak — Sejumlah calon jemaah haji (Calhaj) tahun 2026/1447 H dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Darussalam Demak mengikuti kegiatan bimbingan kesehatan (istitho’ah) yang disampaikan oleh dr. Hj. Wieda Novie Sartika di Masjid Hj. Chikmah RS Hj. Fatimah Sulhan, Jalan Sultan Hadiwijaya No.18 Mangunjiwan, Demak, pada Minggu (9/11/2025).
Dalam pemaparannya, dr. Hj. Wieda menjelaskan bahwa istitho’ah merupakan kemampuan jemaah haji secara jasmaniah, ruhaniah, perbekalan, dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini agar calon jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna.
“Jemaah calon haji hendaknya rutin memeriksakan kesehatannya, tidak hanya ketika sakit. Cek kesehatan bisa dilakukan di Puskesmas, Labkesda, atau rumah sakit terdekat,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, dr. Hj. Wieda juga mengimbau calon jemaah untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti olahraga teratur dan menjaga pola makan.

“Kurangi konsumsi gula, garam, dan lemak. Perbanyak sayur dan buah-buahan agar tubuh tetap bugar. Selama di Tanah Suci, aktivitas fisik sangat tinggi, sehingga tubuh harus dalam kondisi prima,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya kewajiban pribadi, tetapi juga bagian dari kesiapan spiritual untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Sementara itu, Ketua KBIHU Darussalam, Hafidz As Siddiq, menyampaikan bahwa aspek kesehatan kini menjadi faktor penentu keberangkatan calon jemaah haji.
“Sesuai aturan, setelah calon jemaah dinyatakan istitho’ah (mampu secara kesehatan) oleh Dinas Kesehatan, barulah mereka bisa melanjutkan ke tahap pelunasan biaya haji,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika calon jemaah belum memenuhi syarat kesehatan, maka perlu menjalani pengobatan atau perawatan terlebih dahulu.
“Kesehatan adalah syarat utama. Maka dari itu, seluruh calon jemaah harus memperhatikan dan memenuhi standar istitho’ah agar bisa berangkat ke Tanah Suci dengan kondisi terbaik,” tutup Hafidz.
(Hening)



















