Demak – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam Dasar (BAD) sebagai bagian dari proses penguatan ideologi dan kaderisasi bagi pemuda Muhammadiyah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3–4 April 2026 di Panti Putra Mranggen, Demak dengan mengusung tema “Penguatan Ideologis dan Kaderisasi Menuju Gerakan Berkemajuan di Era Digital.”
Baitul Arqam Dasar merupakan jenjang perkaderan utama pertama dalam Pemuda Muhammadiyah yang bertujuan membentuk karakter kader yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Islam, memiliki wawasan ideologis Muhammadiyah, serta mampu menjadi penggerak dakwah persyarikatan di tengah masyarakat.
Ketua Umum PDPM Demak Ananda Widitomo, S.Kom. dalam sambutannya menegaskan bahwa kaderisasi merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan gerakan Muhammadiyah. Menurutnya, pemuda Muhammadiyah harus mampu menjadi generasi yang memiliki semangat dakwah, integritas, dan pemikiran berkemajuan.
“Kader Pemuda Muhammadiyah harus memiliki ghirah perjuangan serta menjadikan nilai-nilai Muhammadiyah sebagai state of mind dalam setiap gerak langkahnya,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 35 peserta dari berbagai unsur organisasi, mulai dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), unsur PDPM, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), organisasi otonom Muhammadiyah.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Ketua PDM Demak Drs. H. Su’ali, MS serta Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail, MM yang memberikan dukungan terhadap penguatan kaderisasi pemuda di Kabupaten Demak.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan BAD tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga diskusi kelompok, praktik kaderisasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut gerakan. Beberapa materi utama yang disampaikan antara lain sejarah dan ideologi Muhammadiyah, sejarah kiprah Pemuda Muhammadiyah, grand desain gerakan Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Demak, serta pengembangan potensi diri kader.
Selain penguatan intelektual dan organisasi, kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan spiritual seperti sholat malam berjamaah, kajian keislaman, serta refleksi kader untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Demak berharap lahir kader-kader Pemuda Muhammadiyah yang memiliki komitmen ideologis yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi motor penggerak dakwah dan perubahan sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat Fastabiqul Khairat, Baitul Arqam Dasar diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan kader Pemuda Muhammadiyah dalam mewujudkan gerakan Islam yang berkemajuan dan memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.



















