Demak – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam Dasar (BAD) I sebagai bagian dari upaya penguatan kaderisasi dan pembentukan karakter kader yang profesional serta berdampak bagi umat dan bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3–4 April 2026 di Panti Putra Muhammadiyah Mranggen, Demak.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai materi strategis yang bertujuan memperkuat ideologi, kepemimpinan, serta kapasitas kader Pemuda Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Salah satu sesi utama disampaikan oleh Assoc. Prof. Hamam Sanadi, M.Pd., Ph.D. dengan tema “Kader Muhammadiyah Profesional dan Berdampak di Abad 21.”
Dalam paparannya, Hamam Sanadi menegaskan bahwa kader Muhammadiyah harus mampu menjadi talenta unggul yang adaptif terhadap perubahan global, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai Islam berkemajuan. Ia menekankan pentingnya paradigma Muhammadiyah yang inklusif, yakni gerakan yang memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia tanpa memandang latar belakang.
“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, kader Muhammadiyah harus memiliki integritas, kompetensi, dan kepedulian sosial. Profesionalitas bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga komitmen moral untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) menjadi fondasi penting dalam membangun karakter kader. PHIWM mengajarkan nilai-nilai kejujuran, amanah, kerja profesional, serta menjauhi perilaku yang merugikan seperti korupsi dan penyalahgunaan kewenangan. Nilai-nilai tersebut menjadi panduan dalam menjalankan profesi sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Selain materi utama, rangkaian Baitul Arqam Dasar juga diisi dengan berbagai sesi penguatan kader, seperti sejarah dan ideologi Muhammadiyah, sejarah kiprah Pemuda Muhammadiyah, serta pengembangan potensi diri kader, yang dipadukan dengan forum diskusi kelompok (FGD) untuk memperdalam pemahaman peserta.
Melalui kegiatan ini, PDPM Demak berharap lahir kader-kader muda Muhammadiyah yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, integritas tinggi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baitul Arqam Dasar ini menjadi salah satu langkah strategis Pemuda Muhammadiyah Demak dalam menyiapkan kader unggul, berkarakter, dan berdampak, sehingga gerakan dakwah Muhammadiyah tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.



















