YOGYAKARTA – Semangat menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin diwujudkan Muhammadiyah tidak hanya melalui kepedulian terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap kesejahteraan hewan.
Semangat itu diwujudkan Bidang Kesehatan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Kucing Gratis di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedongkuning No. 130 B, Yogyakarta, Ahad (5/7).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Zoonosis Sedunia tersebut menjadi bagian dari kampanye pendekatan One Health, yaitu konsep yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Ketua Bidang Kesehatan DPD IMM DIY, Afghan Azka Falah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kader IMM terhadap kesehatan sekaligus kesejahteraan hewan, khususnya kucing sebagai salah satu hewan peliharaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Pemeriksaan kesehatan kucing gratis ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) DIY serta melibatkan dokter hewan, mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), mahasiswa Teknologi Veteriner UGM, dan kader kesehatan dari Program Studi Farmasi UGM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), serta Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Sebanyak 60 ekor kucing mengikuti pemeriksaan kesehatan. Seluruh peserta memperoleh layanan berupa pemeriksaan kesehatan umum (general check-up), konsultasi bersama dokter hewan, pemberian obat cacing, obat kutu, suplemen, hingga pengobatan noninvasif.
Menurut Afghan, menjaga kesehatan kucing bukan sekadar bentuk kasih sayang terhadap hewan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mencegah penularan penyakit dari hewan kepada manusia atau zoonosis.
Pada kesempatan tersebut, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY juga meluncurkan Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) sebagai wadah dakwah bagi para pecinta hewan, khususnya kucing.
Peluncuran KucingMu disertai dengan penerbitan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus untuk kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Program ini diharapkan menjadi basis pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan sekaligus langkah awal membangun gerakan kepedulian terhadap kesehatan hewan di lingkungan Muhammadiyah.
Kucing bernama Messi menjadi penerima pertama KTAM Kucing. Kucing peliharaan Wakil Ketua PWM DIY, Ridwan Furqoni, tersebut turut mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ridwan menyambut baik lahirnya KucingMu dan penerbitan KTAM Kucing karena banyak warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan, terutama kucing.
Ketua LDK PWM DIY, Ananto Isworo, menyampaikan bahwa KucingMu menjadi ruang baru bagi dakwah Muhammadiyah untuk menjangkau komunitas pecinta hewan sekaligus memperluas jangkauan persyarikatan di ruang publik.
“Kami berharap KucingMu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah,” ujarnya.
Sementara itu, Ridwan Furqoni mengapresiasi terbentuknya Komunitas Kucing Muhammadiyah. Menurutnya, komunitas tersebut dapat menjadi sarana menumbuhkan kepedulian warga Muhammadiyah dan umat Islam terhadap seluruh makhluk ciptaan Allah.
Ia berharap KucingMu tidak hanya menjadi komunitas bagi para pecinta kucing, tetapi juga mampu menginspirasi lahirnya berbagai komunitas dakwah yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.



















