BANTUL – Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti apresiasi Muhammadiyah yang tidak pernah berhenti berperan mencerdaskan bangsa, dan melakukan inovasi pendidikan, dari Muhammadiyah semua dapat belajar pengelolaan sekolah yang unggul.
Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti pada Ahad (5/7) dalam Sarasehan Pendidikan sekaligus rangkaian acara Peresmian Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Jalan Brawijaya, Gatak, Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
MSUS sebagai sekolah bertaraf internasional, Mu’ti berharap dari sini akan lahir kader-kader yang unggul, kuat, serta berperan untuk memajukan umat, bangsa, dan kemanusiaan universal.
“Semoga dengan hadirnya gedung dan fasilitas pendidikan yang berkelas ini kita dapat melahirkan kader-kader yang kuat dan unggul bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Hadirnya MSUS sekaligus diharapkan menjadi jalan membangun manusia Indonesia yang berdaya saing global. Termasuk peserta didik di MSUS ke depan tidak boleh hanya berada di orbit nasional, tapi juga harus global.
Abdul Mu’ti memandang, di tengah persaingan global institusi pendidikan yang berkualitas menjadi salah satu faktor untuk menyiapkan kader dan manusia unggul. Bagi Muhammadiyah, langkah itu dapat dilakukan sebab organisasi memiliki pengalaman yang panjang di dunia pendidikan.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini juga berpesan, meski MSUS menjadi sekolah standar internasional namun tidak boleh meninggalkan spirit Al Ma’un yang selama ini menjadi ruh Muhammadiyah dalam melayani umat.
Maka antara semangat memajukan dan pelayanan yang telah mengakar ratusan tahun di tubuh Persyarikatan harus berjalan seimbang. Keseimbangan tersebut menurutnya yang menjadi ciri khas pendidikan yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah.
Menurutnya, MSUS tak sekadar menghadirkan indentitas baru pendidikan Muhammadiyah, tapi juga menawarkan nilai dasar pembentukan karakter. Namun Mu’ti berharap tak hanya berhenti di situ, tapi MSUS juga dapat menginspirasi sekolah Muhammadiyah lainnya.
Sebab saat ini, dengan skema kebijakan Sekolah Garuda oleh Pemerintah, terdapat dua sekolah Muhammadiyah yang masuk kualifikasi yaitu SMA MUHI Yogyakarta dan SMA Trensains Sragen. Selain itu, untuk wilayah Yogyakarta sendiri terdapat banyak sekolah unggulan seperti SD Muhammadiyah Sapen, Condongcatur, dan lainnya.



















