Raih Keutamaan Ramadan, PWM Jawa Tengah Gelar Pengajian Ramadan yang Diikuti PCM dan PCA se Jawa Tengah

DEMAKMU.COM | SEMARANG – Tak terasa Ramadan telah berjalan separuh bulan. Umat muslim di seluruh dunia telah sampai di tengah-tengah perjalanan suci di Bulan Ramadan. Namun, dengan telah berlalunya 15 hari Ramadan tidak lantas membuat kita semua terlena dan kemudian surut untuk senantiasa beribadah dan ‘ngalap’ berkah Ramadan. Sebagai upaya untuk mengingatkan agar seluruh warga persyarikatan, wabil khusus para pimpinan untuk semakin mengencangkan sabuk dalam menggapai keberkahan Ramadan, PWM Jawa Tengah menyelenggarakan Pengajian Ramadan Tahun 1443 H.

Melalui surat Nomor 044/II.0/A/2022, PWM Jawa Tengah mengundang seluruh PDM, PDA, PCM, dan PCA se Jawa Tengah untuk mengikuti Pengajian Ramadan 1443 H PWM Jawa Tengah. Pengajian Ramadan ini sendiri akan diselenggarakan secara langsung per eks-karesidennya masing-masing.

1. Eks-Karesidenan Semarang bertempat di Universitas Muhammadiyah Semarang pada tanggal 16 April 2022.
2. Eks-Karesidenan Surakarta bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tanggal 16 April 2022.
3. Eks-Karesidenan Pekalongan bertempat di Universitas Muhamamdiyah Pekajangan Pekalongan pada tanggal 16 April 2022.
4. Eks-Karesidenan Kedu bertempat di Universitas Muhammadiyah Magelang pada tanggal 16 April 2022.
5. Eks-Karesidenan Banyumas bertempat di Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada tanggal 23 April 2022.
6. Eks-Karesidenan Pati bertempat di Universitas Muhammadiyah Kudus pada tanggal 23 April 2022.

Adapun pembukaan Pengajian Ramadan PWM Jawa Tengah dilakukan secara blendeed dan disiarkan langsung dari Universitas Muhammadiyah Semarang (16/4).

*
Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si. (Ketua Umum PP Muhammadiyah)

Hadir dalam pembukaan Pengajian Ramadan, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si.; Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Syamsul Anwar beserta jajaran; Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Tuan Guru Fatturahman Kamal, L.c., MA. beserta jajaran; Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.A.g beserta jajaran PWM; Ketua PWA Jawa Tengah, Dr. Hj. Umul Baroroh, M.Ag. beserta jajaran; PDM dan PDA se Jawa Tengah; serta PCM dan PCA se-Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag. menyampaikan bahwa kegiatan Pengajian Ramadan kali ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Ramadan sebagai salah satunya syahrul ukhuwah; bulan konsolidasi persyarikatan Muhammadiyah.

“Secara individu kita sedang membangun bagaimana kesabaran dan ketahanan spiritual, tapi secara organisasi kita juga membangun solidaritas, ukhuwah di Bulan Ramadan ini. Itulah maka perlu diselenggarakan pengajian pimpinan Muhammadiyah, dari pusat sampai ranting,” ucap Tafsir.

Ia juga berharap, setelah pengajian ini, PDM dan PDA se Jawa Tengah dapat menyelenggarakan Pengajian Ramadan bersama dengan PCM, PCA, PRM dan PRA di daerahnya.

Selain itu Dr. KH. Tafsir, M.Ag. juga menyampaikan perkembangan pembangunan dan pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah yang ada di Jawa Tengah; mulai dari klinik, rumah sakit, dsb.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengajian Iftitah dengan Tema “Beragama yang Memajukan dan Menggembirakan” yang langsung disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si. secara daring.

Ketua Umum PP Muhammadiyah mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Pengajian Ramadan PWM Jawa Tengah, yang menurutnya pengajian ini sangat baik karena mampu diakses oleh para pimpinan di daerah dan cabang, serta dengan adanya sistem blended menandakan bahwa Muhammadiyah mampu beradaptasi dengan situasi, serta mampu memanfaatkan teknologi dalam segmentasi dakwah.

Selain itu, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si. juga mengapresiasi perkembangan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah yang ada di Jawa Tengah. Hal ini menurutnya serbagai bagian dari langkah Muhammadiyah untuk tetap merawat nilai utama pergerakan Muhammadiyah, yakni memajukan dan menggembirakan.

“Dalam konteks teologis, Muhammadiyah sejak zaman KH. Ahmad Dahlan dulu dan seterusnya sampai saat ini telah memelopori dan merintis, mengembangkan dan mengimplementasikan Islam sebagai agama yang membawa kemajuan,” ucap Haedar di awal pemaparannya.

Kemudian di akhir, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, Prof. Dr. Masrukhi menyambut seluruh tamu undangan yang hadir di Universitas Muhammadiyah Semarang.

“Kami atas nama keluarga besar Universitas Muhammadiyah Semarang merasa senang dan bersyukur kerawuhan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian. Gedung ini dan semua fasilitas di Unimus sudah tentu milik bapak ibu semua. Jika ada kegiatan di PDM maupun PDA dan akan menggunakan gedung Unimus, kami dengan senang hati,” ucap Masrukhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.