DEMAK – Gelombang kepedulian terus mengalir bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Demak. Pada Senin (6/4/2026), Muhammadiyah Demak melalui Lazismu Kabupaten Demak bersama MDMC menunjukkan aksi cepat tanggap dengan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak, tepatnya di Desa Trimulyo.
Bantuan difokuskan untuk mendukung operasional dapur umum dan memenuhi kebutuhan pangan di Posko Induk Banjir. Sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, serta produk unggulan Muhammadiyah, RendangMu (Rendang Muhammadiyah) turut disalurkan kepada para penyintas.
Perwakilan Lazismu Demak, Arif Rahman, menyampaikan bahwa pemilihan RendangMu bukan tanpa alasan. Produk ini dinilai sangat tepat dalam kondisi darurat karena praktis, tahan lama, higienis, serta memiliki kandungan protein yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh para pengungsi dan relawan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyerahkan bantuan secara langsung. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan saudara-saudara kita di Trimulyo, sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata dari Muhammadiyah,” ujarnya di sela kegiatan penyerahan bantuan.
Kondisi di Kecamatan Guntur, khususnya Desa Trimulyo, masih memerlukan perhatian serius. Banjir yang melanda menyebabkan sejumlah rumah terendam, aktivitas warga terganggu, serta terbatasnya akses untuk memasak makanan secara mandiri. Oleh karena itu, kehadiran makanan siap saji seperti RendangMu menjadi solusi efektif dalam situasi tanggap darurat.
Selain penyaluran logistik, tim MDMC juga turut melakukan asesmen kebutuhan lanjutan di lapangan, memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat terdampak. Relawan juga berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait guna mempercepat distribusi bantuan.
Aksi kolaboratif antara Lazismu dan MDMC ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan. Muhammadiyah Demak berharap langkah ini dapat menginspirasi berbagai pihak—baik individu, komunitas, maupun lembaga—untuk turut ambil bagian dalam membantu korban bencana.
Ke depan, bantuan lanjutan masih sangat dibutuhkan, terutama untuk pemulihan pascabanjir, seperti kebutuhan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta dukungan psikososial bagi warga terdampak.
(Hadi Susanto)



















