Dakwah di Dunia Digital, MPI Diharapkan Hadir sebagai Pusat Informasi Terpadu

DEMAKMU.COM | JAKARTA – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) harus menjadi pusat informasi terpadu dan publikasi dari pusat hingga ranting juga media-media yang berafiliasi di Muhammadiyah. Begitu disampaikan Dadang Kahmad, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam Silaturahmi Nasional MPI, Sabtu (11/6).

Menurutnya sudah menjadi tanggung jawab MPI untuk menyiarkan, menyosialisasikan, mengarusutamakan informasi dan publikasi tersebut apalagi terkait dengan perhelatan besar yang sebentar lagi terselenggara yakni Muktamar. Untuk itu, Ia berharap agar perayaan Muktamar nanti bisa meriah di media sosial dengan menjadi trending topic.

Media yang telah dimiliki oleh Muhammadiyah seperti TVMU, Jaringan Radio Muhammadiyah, dan media lainnya termasuk yang akan diluncurkan seperti Wiki-Mu, Ensiklopedia, dan sebagainya seharusnya dapat digunakan sebagai sarana untuk menyemarakkan dan menyebarkan pemikiran utama juga ajaran Muhammadiyah. Dengan menjadi trend di media digital masyarakat pun akan semakin mengenal dan Persyarikatan bisa bersaing dengan kemajuan-kemajuan yang ada saat ini.

“Mari kita bersama-sama memakmurkan, mensyiarkan, mengarusutamakan satu berita tentang muktamar Muhammadiyah ini. Sehingga menghiasi seluruh media-media online yang kita punya,” kata Dadang.

JAKARTA – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) harus menjadi pusat informasi terpadu dan publikasi dari pusat hingga ranting juga media-media yang berafiliasi di Muhammadiyah. Begitu disampaikan Dadang Kahmad, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam Silaturahmi Nasional MPI, Sabtu (11/6).

Menurutnya sudah menjadi tanggung jawab MPI untuk menyiarkan, menyosialisasikan, mengarusutamakan informasi dan publikasi tersebut apalagi terkait dengan perhelatan besar yang sebentar lagi terselenggara yakni Muktamar. Untuk itu, Ia berharap agar perayaan Muktamar nanti bisa meriah di media sosial dengan menjadi trending topic.

Media yang telah dimiliki oleh Muhammadiyah seperti TVMU, Jaringan Radio Muhammadiyah, dan media lainnya termasuk yang akan diluncurkan seperti Wiki-Mu, Ensiklopedia, dan sebagainya seharusnya dapat digunakan sebagai sarana untuk menyemarakkan dan menyebarkan pemikiran utama juga ajaran Muhammadiyah. Dengan menjadi trend di media digital masyarakat pun akan semakin mengenal dan Persyarikatan bisa bersaing dengan kemajuan-kemajuan yang ada saat ini.

“Mari kita bersama-sama memakmurkan, mensyiarkan, mengarusutamakan satu berita tentang muktamar Muhammadiyah ini. Sehingga menghiasi seluruh media-media online yang kita punya,” kata Dadang.

 82 total views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.