DEMAK, 31 Oktober 2026 – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Demak menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) XXIV pada Sabtu (31/10/2026), bertempat di Pendopo Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi IPM Demak dalam memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kepemimpinan pelajar, serta mendorong transformasi digital di lingkungan Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah peluncuran aplikasi SIPERIPM (Sistem Informasi Persuratan IPM), sebuah inovasi digital yang dikembangkan untuk mendukung modernisasi administrasi dan tata kelola persuratan organisasi.
Peluncuran SIPERIPM dilakukan secara bersama oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Demak, Kendarsih Iriani, S.H., M.H.; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Demak, Drs. H. Su’ali, M.S.; Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah, Abdul Lathif Maftuh; serta Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Demak, Ananda Widitomo.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, pimpinan Muhammadiyah, pimpinan IPM Jawa Tengah, serta Majelis Pustaka dan Informasi dalam peluncuran tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan tata kelola organisasi pelajar melalui pemanfaatan teknologi informasi.

SIPERIPM, Inovasi Digital untuk Administrasi Persuratan IPM
SIPERIPM merupakan sistem informasi yang dirancang untuk membantu pengelolaan administrasi persuratan di lingkungan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Pengembangan aplikasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sistem administrasi organisasi yang lebih modern, efektif, terstruktur, dan terdokumentasi secara digital.
Melalui penerapan SIPERIPM, pengelolaan surat organisasi diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, efisien, serta memudahkan proses dokumentasi dan penelusuran arsip persuratan.
Inovasi ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap proses administrasi manual sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi dan pelayanan administrasi organisasi.
Peluncuran SIPERIPM menjadi bentuk adaptasi IPM terhadap perkembangan teknologi digital yang semakin dibutuhkan dalam pengelolaan organisasi. Digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Musyda XXIV sebagai Momentum Regenerasi dan Penguatan Organisasi
Selain menghadirkan inovasi teknologi, Musyawarah Daerah XXIV IPM Kabupaten Demak menjadi forum strategis untuk memperkuat arah gerakan pelajar Muhammadiyah.
Musyawarah Daerah memiliki peran penting dalam mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan arah kebijakan, serta mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Dalam konteks tersebut, pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu aspek yang relevan untuk mendukung peningkatan kapasitas organisasi dan kualitas pelayanan administrasi.
Sebagai organisasi pelajar, IPM memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang berkemajuan, berintegritas, serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi.
Penguatan literasi digital dan penerapan sistem informasi organisasi diharapkan dapat mendukung kader IPM untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, manajemen organisasi, dan pengelolaan informasi secara bertanggung jawab.
Sinergi IPM dan MPI Muhammadiyah dalam Transformasi Digital
Peluncuran SIPERIPM juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Ikatan Pelajar Muhammadiyah dengan Majelis Pustaka dan Informasi PDM Demak dalam pengembangan ekosistem digital organisasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi informasi secara berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pelayanan administrasi, pengelolaan data, dan kebutuhan komunikasi organisasi.
Dengan hadirnya SIPERIPM, IPM Kabupaten Demak diharapkan semakin siap mengembangkan tata kelola organisasi berbasis teknologi yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan kader.
Musyawarah Daerah XXIV IPM Demak dan peluncuran SIPERIPM menjadi dua agenda yang saling melengkapi, yakni memperkuat regenerasi kepemimpinan sekaligus menghadirkan inovasi digital untuk mendukung organisasi pelajar Muhammadiyah yang maju, adaptif, dan berkemajuan.
Melalui langkah ini, IPM Demak diharapkan dapat terus mengembangkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan organisasi, serta menjadi bagian dari gerakan transformasi digital Muhammadiyah di Kabupaten Demak.






